Tajuk Rencana
Sinkronisasi Pusat-Daerah
Sebagian besar
investasi terjadi di daerah sehingga presiden membuat paket-paket kebijakan
ekonomi dalam upaya menggenjot investasi.Banyaknya perizinan investasi pada era
otonomi daerah ada di tangan daerah. Karena adanya ribuan peraturan daerah(perda)
menjadi alasan sebagai penghambat investasi.
Pelayanan perizinan yang berbeli-belit dan memakan waktu lama,ikut menjadi
penyebab rendahnya realisasi investasi. Selain faktor lain, seperti
infrastruktur, perburuhan, dan kepastian hukum. Penyederhanaan perizinan juga ditempuh,
antara lain melalui pelayanan terpadu satu pintu lewat pengambilalihan
kewenangan perizinan yang sebelumnya di tangan instansi, kementerian, atau
daerah oleh Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM).
Ada juga wewenang yang pada awalnya di pusat saat ini diminta daerah untuk
dilimpahkan ke daerah.Pada dasarnya kesadaran daerah pun ikut di tuntut karena
pada akhirnya daerah yang tidak kooperatif yang akan merasakan dampaknya.
Apalagi saat ini pemerintah juga sedang dalam proses untuk mengurangi tingkat
pengangguran di Indonesia.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar