Kamis, 15 Oktober 2015

Sosok



Saptoyo, Mengembalikan Hutan Sendangbiru


Mengambil sebuah keputusan besar bukanlah hal yang mudah,apalagi bertolak belakang dengan apa yang sudah kita nikmati saat ini. Tapi hal itu berbeda dengan Saptoyo yang  lahir di Malang, 27 Juli 1969, pendidikan SLTA. yang dulunya pengusaha penyewaan mobil, pemain saham, pedagang dan keluarga yang sudah hidup berkecukupan.

Namun,setelah ia pulang dari sebuah seminar tentang pelestarian pesisir, muncul sebuah pikiran untuk melepaskan semua usaha yang ia jalani saat itu dan ingin mengabdikan hidupnya untuk menyelamatkan alam sendangbiru. Karena hutan di kawasn itu sudah gundul akibat pembabatan hutan besar-besaran seusai reformasi 1998.

Saat itu ia sudah siap dengan semua resiko yang akan diterima nanti,bahkan anak sulungnya harus merelakan beasiswa ke jerman karena kurangnya biaya. Namun,keluarga saptoyo medukung walaupun dengan sejumlah pengorbanan seperti menjual mobil,dll. Ia membangun yayasan bernama Yayasan Bhakti Alam.

Kegiatan ini ia lakukan dengan uang sendiri dari menanam dan membuat bibit sendiri,iajuga meminta bantuan orang-orang yang ada di desanya untuk ikut menanam bibit mangrove. Ia pernah mengalami kesulitan karena ibu dan istrinya sakit disaat situasi itu ia difitnah bahwa telah megajarkan aliran sesat di dalam hutan. Tetapi ia selalu sabar dan berpegang pada keyakinan bahwa yang benar akan terjawab nantinya.

Semakin lama anggota yang membantunya dalam menanam bibit mulai berkurang karena tidak menghasilkan secara ekonomi.Namun,datang mahasiswa dari Kota Malang untuk membantunya menanam bibit mangrove.
Mahasiswa mengirim foto-foto itu ke media sosial sehinga banyak orang yang datang untuk mengunjungi tempat itu.

 Ia pernah ditangkap oleh pihak kepolisian karena dituduh melakukan pungutan liar,sehingga di tahan selama 1x24 jam dan karena kejadiansaldo di dalam rekening yayasan yang awalnya 80juta menjadi nol. Sempat kecewa dan ingin melawan tapi mendengar nasihat teman-teman nya ia memilih mengiklaskan uan tersebut.

Kini,semua yang ia kerjakan membuahkan hasil yang baik bahkan ia juga menanamkan kayu seperti pala dan buah-buahan mangga untuk ditanam di lahan gundul lain.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar