Bakau, Anak Jalanan, dan Pejuang Lingkungan
Sosok yang sangat menginspirasi bernama Sukami , pada awal nya hanya prihatin dengan kondisi anak-anak di desa nya yang terlantar dan salah pergaulan. Hingga pada akhirnya ia mendirikan Yayasan Nurani Bangsa.
Dari yayasan ini sukami membawa anak-anak itu untuk sekolah agar mendapatkan ijazah. Agar melindungi anak-anak jalanan dari kekerasan dan kriminalisasi sukami melanjutkan pendidikan S-1 dan S-2 di bidang Hukum.
Lalu ia juga berinisatif untuk kembali merimbunkan muara Kali Bodo yang pada saat itu dalam kondisi parah dimana pohon bakau di tebang oleh warga sekitar. Dengan hal itu ia bersama anak didikannya membentuk Kelompok Peduli Lingkungan Pantai Selatan (KPL Pansela)
Mencari jeruji atau buah bakau yang akan ditanam di daerah tepian pantai.Namun tidak mudah untuk melakukan hal itu karena ada suatu ketika para warga dan nelayan yang marah karena mereka merasa terganggu akan hal itu sehingga mereka berusaha untuk merusak nya.
Namun point penting dari hal ini adalah ia tidak pantang menyerah untuk melestarikan lingkungan nya yang sudah rusak, hingga pada akhir nya desa lain juga ikut melestarikan,pihak pemerintah,swasta, dan akademis mulai mendukung.
Pada akhirnya semua kerja keras nya membuahkan hasil yang sangat baik, karena ikan,udang dan kepiting mulai muncul kembali.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar